BREAKING NEWS
latest

Advertisement

Apa Perbedaan Al-Qiraat, Ar-Riwayat, At-Thariq dan Wajh Dalam Istilah Ilmu Qiraat ?

1.      Al-Qiraat, Ar-Riwayat dan At-Thariq
Al-Qiraat adalah setiap bacaan Al-Quran yang dinisbatkan kepada para imam qiraat. Sedangkan setiap bacaan yang dinisbatkan kepada perawi dari imam qiraat disebut Ar-Riwayat. Adapun setiap bacaan yang dinisbatkan kepada perawi di bawah mereka (perawi dari imam qiraat) disebut At-Thariq.
Contoh seperti qiraatnya umat islam di Maroko yaitu qiraat imam Nafi’ (Al-Qiraat)Qiraat imam Nafi’ kemudian diriwayatkan oleh imam Warsy (Ar-Riwayat), lalu qiraat Warsy diriwayatkan oleh imam al-Azraq (At-Thariq).
Begitu pula masyarakat muslim Indonesia yang membaca Al-Quran dengan bacaan Hafs. Sebenarnya adalah bacaan ‘Ashim dengan perawi Hafs dan melalui thariq Abu Muhammad ‘Ubaid bin Shabah.

2.      Al-Wajh
Al-Wajh dapat dimaknai versi atau ragam, yaitu semua bentuk perbedaan atau khilafiyah yang diriwayatkan dari Qari’ tertentu, lalu dalam kasus ini seseorang dipersilakan untuk memilih mana yang akan dibacanya, karena semuanya shahih dari Qari’ tersebut.
Contoh firman Allah SWT. pada surat Al-Baqarah (167) :
﴿ وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُواْ لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّؤُواْ مِنَّا
Mad yang terdapat pada kalimat (تبرؤوا) merupakan mad badal (Mad badal adalah apabila ada dua buah huruf hamzah; huruf hamzah yang pertama berharakat sedangkan huruf hamzah yang kedua sukun). Dalam qiraat Warsy misalnya, mad badal memiliki tiga versi bacaan; al-Qashr (pendek), at-Tawassuth (sedang), atau al-Isyba’ (panjang). Inilah yang disebut wajh (ragam) bacaan mad badal. Seorang qori’ boleh memilih salah satunya, dan ragam manapun yang dipilih masih tergolong ke dalam bacaan Warsy.
« PREV
NEXT »

No comments